Tampilkan postingan dengan label Corporate Image / Citra Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Corporate Image / Citra Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Faktor-faktor Pembentuk Citra Perusahaan (Corporate Image)


Konsumen menilai cita perusahaan tidak hanya berdasarkan kualitas fungsional saja, tetapi juga didasarkan pada atribut psikologis yang dicerminkan oleh perusahaan tersebut. Nguyen dan Leblanc menjelaskan bahwa terdapat dua komponen dasar citra perusahaan, yaitu fungsional dan emosional, dimana komponen fungsional berkaitan dengan atribut yang dapat diukur dengan mudah, sedangkan komponen emosional berkaitan dengan dimensi psycological, yaitu perasaan dan sikap konsumen terhadap perusahaan, yang didasarkan pada pengalaman konsumen saat berinteraksi dengan perusahaan dan atribut informasi yang menggambarkan citra perusahaan tersebut. Dengan kata lain, citra dibentuk berdasarkan pengalaman yang dialami konsumen terhadap produk atau jasa perusahaan, yang nantinya dapat dijadikan pertimbangan untuk mengambil keputusan.

Pengalaman yang baik dari konsumen atas penggunaan produk yang dihasilkan perusahaan akan menghasilkan persepsi yang baik terhadap citra perusahaan tersebut, dan pada saat itulah akan terbentuk apa yang disebut citra korporasi atau citra perusahaan. Normann dalam Kandampully menyatakan bahwa faktor-faktor pembentuk citra perusahaan adalah :
  • advertising,
  • public relation,
  • physical image,
  • word of mouth,
  • pengalaman nyata konsumen dalam menggunakan barang atau jasa.

Diantara hal tersebut, yang dianggap paling penting adalah pengalaman nyata konsumen dalam menggunakan barang atau jasa.


Beberapa Manfaat Membangun Citra Perusahaan (Corporate Image)



Citra perusahaan dipandang sebagai salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi efektivitas pemasaran. Oleh karena itu sangat layak kalau citra dipandang sebagai salah satu aset terpenting yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi.

Menurut Zinkhan ada beberapa alasan yang mendasari pentingnya perusahaan membangun dan mengelola citra perusahaan yaitu :
  1. dapat merangsang penjualan
  2. dapat membangun nama baik perusahaan
  3. membangun identitas bagi karyawannya
  4. mempengaruhi investor dan lembaga-lembaga keuangan
  5. memajukan hubungan baik dengan suatu komunitas, dengan pemerintah, dengan tokoh masyarakat dan dengan para opinion leaders
  6. mendapatkan posisi dalam persaingan.


Mengungkap Citra Perusahaan (Corporate Image) Lebih Dalam


Seperti yang telah disampaikan pada artikel marketing sebelumnya mengenai beberapa pengertian citra perusahaan (corporate image), maka kali ini akan disampaikan beberapa penjelasan yang diharapkan dapat melengkapi pemahaman citra perusahaan (corporate image).

Pendapat Nguyen dan Leblanc sebelumnya yaitu :
“Corporate image is described as overall impression made on the minds of the public about organization. It is related to business name, architecture, variety of product/services, tradition, ideology, an to the impression of quality commuicated by each employee interacting with the organization’s clients“.

Artiya citra perusahaan merupakan keseluruhan kesan yang terbentuk dibenak masyarakat tentang perusahaan. Dimana citra tersebut berhubungan dengan nama bisnis, arsitektur, variasi dari produk, tradisi, ideologi dan kesan pada kualitas komunikasi yang dilakukan oleh setiap karyawan yang berinteraksi dengan klien organisasi.

Hal ini mengindikasikan bahwa citra perusahaan tidak hanya menunjukkan kesan-kesan atribut individual, namun lebih kepada keseluruhan peran dan fungsi dari perusahaan. Dengan kata lain, citra perusahaan dapat dipersepsikan sebagai gambaran mental secara selektif. Karena keseluruhan kesan tentang karakteristik suatu perusahaan-lah yang nantinya akan membentuk citra perusahaan dibenak masyarakat.

Dalam perusahaan terdapat berbagai informasi dan kesimpulan mengenai perusahaan. Setiap perusahaan dapat memiliki lebih dari satu citra tergantung dari kondisi interaksi yang dilakukan perusahaan dengan kelompok-kelompok yang berbeda, seperti: nasabah, karyawan, pemegang saham, supplier dimana setiap kelompok tersebut mempunyai pengalaman dan hubungan yang berbeda dengan perusahaan.

Dengan kata lain, citra perusahaan dihasilkan dari penilaian sekelompok konsumen, sehingga citra perusahaan merupakan nilai dari suatu perusahaan dari hasil evaluasi kelompok. Karena itu, citra yang dimiliki perusahaan dapat berperingkat positif atau negatif.

Seringkali ada kecenderungan stakeholders jarang melakukan interaksi dengan perusahaan, sehingga mengurangi kapasitas mereka untuk mendapatkan informasi yang kongkrit tentang perusahaan. Hal inilah yang kadang menimbulkan kekeliruan persepsi stakeholders terhadap pencitraan suatu perusahaan. Untuk itu, perusahaan perlu mengkomunikasikan secara jelas tentang perusahaan yang diharapkan, sehingga dapat mengarahkan masyarakat dalam mencitrakan perusahaan secara positif. Lebih lanjut, citra merupakan hasil dari penilaian atas sejumlah atribut, tetapi citra bukanlah penilaian itu sendiri, karena citra adalah kesan konsumen yang paling menonjol dari perusahaan, yang dievaluasi dan dipertimbangkan oleh konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.


Untuk melengkapi literatur mengenai citra perusahaan (corporate image) tersedia juga jurnal dengan judul, "The Effect of Corporate Image in the Formation of Customer Loyalty" yang dapat di download pada sidebar blog ini.  

Source: dari berbagai literatur

Beberapa Pengertian Citra Perusahaan (Corporate Image)


Setiap perusahaan mempunyai citra yang disadari atau tidak telah melekat pada perusahaan tersebut. Tidak sedikit barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan begitu kuat citranya di benak konsumennya. Artikel maketing kali ini akan menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan citra perusahaan atau corporate image.

Kotler menjelaskan bahwa “corporate image is the consumer’s response to the total offering and is defined as a sum the belief, ideas, and impressions that a public has an organization.“

Artinya citra perusahaan adalah respon konsumen pada keseluruhan penawaran yang diberikan perusahaan dan didefinisikan sebagai sejumlah kepercayaan, ide-ide, dan kesan masyarakat pada suatu organisasi.

Sedangkan Nguyen dan Leblanc mengungkapkan bahwa citra perusahaan sebagai :
“Corporate image is described as overall impression made on the minds of the public about organization. It is related to business name, architecture, variety of product/services, tradition, ideology, an to the impression of quality commuicated by each employee interacting with the organization’s clients“.

Artiya citra perusahaan merupakan keseluruhan kesan yang terbentuk dibenak masyarakat tentang perusahaan. Dimana citra tersebut berhubungan dengan nama bisnis, arsitektur, variasi dari produk, tradisi, ideologi dan kesan pada kualitas komunikasi yang dilakukan oleh setiap karyawan yang berinteraksi dengan klien organisasi.

Dowling menyatakan bahwa, “corporate image is a set of beliefs and feeling about an organizations“. Dapat diartikan bahwa citra perusahaan merupakan sekumpulan kepercayaan dan perasaan tentang suatu organisasi.

Citra dapat dikatakan sebagai persepsi masyarakat dari adanya pengalaman, kepercayaan, perasaan, dan pengetahuan masyarakat itu sendiri terhadap perusahaan, sehingga aspek fasilitas yang dimiliki perusahaan, dan layanan yang disampaikan karyawan kepada konsumen dapat mempengaruhi persepsi konsumen terhadap citra.

Dengan demikian citra merupakan salah satu aset terpenting dari perusahaan atau organisasi yang selayaknya terus menerus dibangun dan dipelihara. Citra yang baik merupakan perangkat kuat, bukan hanya untuk menarik konsumen dalam memilih produk atau perusahaan, melainkan juga dapat memperbaiki sikap dan kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.

Citra perusahaan tidak bisa direkayasa, artinya citra tidak datang dengan sendirinya melainkan dibentuk oleh masyarakat, dari upaya komunikasi dan keterbukaan perusahaan dalam usaha membangun citra positif yang diharapkan. Upaya membangun citra tidak bisa dilakukan secara serampangan pada saat tertentu saja, tetapi merupakan suatu proses yang panjang. Karena citra merupakan semua persepsi atas objek yang dibentuk oleh konsumen dengan cara memproses informasi dari berbagai sumber sepanjang waktu.


Ikuti terus blog artikel marketing ini karena seluk beluk citra perusahaan (corporate image) ini akan diungkap lebih dalam pada beberapa tulisan selanjutnya.
Salam sukses. Semoga bermanfaat.

Source : dari berbagai literatur

Last Update Artikel Marketing:

Blog Link: